the meaning of love
Pencarian akan sebuah kata yang bernama cinta, membuat manusia rela melakukan apa saja. Terutama manusia – manusia yang mengagungkan cinta dan membuat cinta adalah sesuatu yang patut diperjuangkan. Masalahnya ada cinta yang tidak tulus, ada cinta yang bersyarat. Dalam hal bercinta, manusia memiliki berbagai pilihan yang akan dijalani. Namun aku hanya akan berbicara tentang cinta, mencintai dan dicintai tanpa syarat. Cinta yang tulus, yang tidak memakai logika sebagai dasar dan fondasi untuk membangun cinta.
Cinta tanpa syarat, begitulah para seniman pemuja cinta menyebutnya. Akupun semakin tidak ingin berhenti bertanya, apakah masih ada cinta tanpa syarat di jaman yang serba susah sekaligus serba canggih ini. Masihkah ada pejuang cinta yang rela menanggung segala derita demi sebuah kata yang hanya terdiri dari lima huruf, c-i-n-t-a. Makna dan pengertian cinta saja hanya kutemukan dalam kamus besar bahasa Indonesia yang diartikan sebagai kasih. Tapi aku tidak mampu lagi untuk mendefinisikan lebih jauh, apa makna sesungguhnya dari kata cinta itu. Mungkin aku harus merasakan dan mengalami apa yang disebut jatuh cinta, jadi aku dapat membuat definisi pribadi yang mampu kupahami secara mendalam. Tapi apakah itu jatuh cinta, apakah cinta yang sesungguhnya? Apakah cinta itu sesuatu yang harus dicari, sesuatu yang harus diperjuangkan, atau sesuatu yang hanya bisa ditemukan tanpa sengaja? Adakah cinta dapat diperjualbelikan dengan embel – embel kekuasaan dan materi. Aku tidak tahu. Aku tidak menginginkan cinta yang demikian. Ada pula orang yang mencintai tanpa batas, bahkan tanpa memandang jenis kelamin, mereka begitu mengagungkan cinta hingga tidak peduli apakah mereka bercinta dengan jenis kelamin yang sama, yang pasti mereka adalah manusia – manusia pecinta yang bisa saja lebih menghargai kata cinta dibandingkan manusia yang bercinta dengan syarat jenis kelamin yang berbeda.
Ada banyak puisi cinta, ada banyak kisah cinta dan bahkan banyak tragedi yang terjadi karena cinta. Apakah cinta itu sebuah keajaiban? Apakah cinta itu sebuah kekuatan yang penuh magis hingga tak jarang membuat orang mengakhiri hidupnya karena cinta. Ada juga yang memperjual belikan cinta bahkan mengobral cinta, hingga cinta itu bisa dinilai dengan jumlah materi yang fana. Apakah masih pantas cinta itu disamakan dengan kekuasaaan dan materi aku tidak tahu. Pendefinisian tentang cinta, bisa saja berubah dari waktu ke waktu, sesuai dengan kebutuhan dan keadaan tertentu.
Berapa banyak orang yang menginginkan dirinya dicintai? Berapa banyak orang yang hanya mampu mencintai tanpa pernah merasakan bagaimana indahnya dicintai. Berapa banyak orang yang menjadi petualang di dunia yang bernama cinta. Cinta itu sebenarnya sesuatu yang sakral dan murni, tetapi cinta telah kehilangan keagungannya, saat manusia tidak lagi mampu berpegang teguh pada prinsip awal cinta, mencintai dan dicintai. Cinta hanyalah sebuah kata tanpa makna, bagi mereka yang tidak pernah mampu menembus ruang suci bernama cinta….
February 18, 2009 at 2:25 am
To love somebody………….
naturally
faithfully
equally
secretly (And never touch)
honestly (And always trust)
tenderly,…The tender touch
foolishly (Can happen once)
hopelessly (It hurts so much)
equally……
Is not enough, it’s not enough
Love hurts you sometimes
Love takes a little time
Love is only to share
Love is not so easy to find
April 4, 2009 at 2:34 am
It’s quite amazing how love interplays with the destinies of many people. I often wondered if I could live without love. But in my mind and soul, I know that every part of me submits to the so-called love things.