JUJUR

dear bloggers,
sudah lama saya ingin membahas masalah kejujuran.
mungkin saya tidak perlu lagi membahas definisi jujur di blog ini, karena mungkin masing – masing di antara kita akan mendefinisikan kata tersebut dengan definisi yang hampir sama. secara sederhana, kita bisa mendefinisikan kata jujur tersebut dengan sebuah pengertian dan pemahaman sederhana yang simpel.
sejak kecil kita sering diajarkan untuk tidak berbohong. orang tua kita pasti telah menanamkan kata – kata jangan berbohong, jangan berdusta, selalu jujur dan sebagainya. saya sendiri pun mengalami hal yang sama, sejak kecil orang tua saya selalu mengajari saya untuk tidak berbohong. bahkan masih jelas dalam ingatan saya, saat guru taman kanak – kanak di tempat saya dulu selalu menekankan kepada setiap murid – muridnya untuk selalu bersikap jujur dan tidak berbohong.
sepele memang, karena tidak terlalu susah untuk diajarkan, tidak terlalu susah juga untuk melafalkan kata – kata ini.
hanya saja seiring dengan perkembangan waktu, kita sering sekali malah sudah kebal terhadap kata jujur. bahkan mungkin ada diantara kita yang sudah lupa kapan terakhir kali kita masih bisa dikatakan sebagai pribadi yang jujur dan yang terpenting saat membaca tulisan ini, jujurlah pada diri sendiri.
saya tidak bermaksud untuk mengembalikan anda menjadi seorang anak TK atau seorang anak kecil yang butuh bimbingan dan pengarahan dari orang tua.
saya hanya ingin sekedar berbagi saja, betapa sulitnya orang berlaku jujur.
terkadang memang tidak adil. ketika kita sudah mencoba untuk jujur kepada orang lain, maka tidak jarang kita sendiri yang akhirnya menanggung akibatnya…
mungkin tidak semua orang dapat menerima apa yang sudah coba kita lakukan.
terkadang saat kita sudah mencoba untuk jujur, kita bagaikan buah simalakama, dimakan ibu mati, tidak dimakan bapak yang mati. berada pada sebuah pilihan yang akhirnya menjadi dilema.
saya ingin tanya berapa banyak diantara kita yang benar – benar dengan tulus dapat menghargai segala sesuatu yang berkaitan dengan keujujuran. lebih – lebih jika kejujuran itu merupakan sebuah kenyataan yang pahit???
saya tidak tau, tetapi saya selalu mendidik diri saya untuk egois, saya sedapat mungkin akan selalu berusaha untuk menghargai setiap kejujuran meski itu pahit namun pada kenyataannya ketika kita menyadari bahwa kenyataan tersebut adalah sebuah kejujuran yang tulus, mengapa kita tidak melihat dari sisi positifnya dan tidak menyesali apa yang telah terjadi. Dalam artian, ketika sebuah kejujuran itu ternyata adalah sesuatu yang menyakitkan atau mungkin pahit, masihkah kita dapat melihat arti dari jujur itu atau kita hanya menyesali dan tidak dapat melihat kenyataan tersebut dari sisi yang berbeda…
saya masih ingin belajar dan terus belajar, bagaimana caranya saya tidak terperangkap akan pernyataan dan dampak yang timbul akibat kejujuran itu sendiri, tetapi lebih kepada penghargaan terhadap keberanian seseorang yang dengan berani berkata jujur dan tidak menutupi segala sesuatu..

Advertisement

8 Responses to “JUJUR”

  1. sophiebarat Says:

    aduh lupa bahas jujur yang satunya, JUJUR AYAM, JUJUR KACANG IJO dan teman – temannya… tar kita bahas lagi ya bloggers…
    bwuahuahuahuaaaaaaaaaaaa

  2. cyber07130003 Says:

    hai……………………………………….
    lam kenal

  3. cyber07130003 Says:

    sip

  4. sophiebarat Says:

    thanks buat komennya yaaaa bro…

  5. Kadang emang suka nyesel klo berbohong, dengan melakukan kebohongan 1x kita akan berbohong dan berbohong lagi untuk menutupinya.
    mungkin pada saat TK atau masa kecil berbohong hanya untuk menutupi hal sederhana. bukan kebohongan yg dampaknya sangat fatal, dan tentunya kita masih belum paham apa, bagaimana jadinya setelah melakukan kebohongan. tapi seiring perkembangan kejiwaan, kedewasaan dan permasalahan membuat seseorang harus berbohong walaupun semua orang mengharapkan dia untuk melakukan kejujuran.
    paling tidak ada usaha untuk memperkecil porsi kebohongan di dalam hidup kita……
    tidak sulit, tapi tentu juga tidak mudah semua tergantung situasi, kondisi dan peran sebagai apa kita berdiri….

  6. indra pramana Says:

    yupzzz Loe bnr jg phIee
    jujuR mmng keLiatannYa haL yg sepeLe tp aPaKah kita ingaT kapaN trerakhir kali qtha jujur.
    apalagi zaman sekarang untuk mendapatkan predikat orang yg jujur smuanya berbondong” mencoba apa saja agar di bilang orng jujur.. wkwkwkwkkk
    kadang gua ajj sk ktwa ko jujur harus sprti itu
    sbnrnya orng melihat qhta jujur apa g ya g gtu” amadd X. tp Ya ituLah kehidupan.
    LOe bnr kLo blng kpn terakhir qtha jujur jng bertanya kpn terakhir qtha berbohong wahhhh kLo entu sih pertanyaan yg anak tk jg bisa jwb, tp cb tny kpn terakhir qtha jujur … hahahaha udah pasti bingung jawabnya.
    kLo menurut gua modal utama qtha untuk hidup makmur ya dengan kejujuran itu sendiri.

  7. bener…..katakanlah yg jujur walaupun itu pahit…klau bohong trtekan batinnn…
    bang kami menyediakan buka gratis…klau mau silahkan kunjungi di
    http://masamudamasakritis.wordpress.com/ silahkan baa petunjuknya dan komentar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.